JIHAD itu berarti
Sheikh Muhammad `Ali Al-Hanooti, anggota Dewan Fiqih Amerika Utara, menyatakan:
“Jihad di dalam Al-Qur'an itu berarti menandakan sebuah perjuangan dan usaha yang keras. Kata Jihad berasal dari bahasa Arab yaitu Jahd , yang berarti menghabiskan energi dan kemampuan demi tujuan tertentu. Secara praktik Jihad melingkupi 4 area dalam Islam, yaitu:
“Jihad di dalam Al-Qur'an itu berarti menandakan sebuah perjuangan dan usaha yang keras. Kata Jihad berasal dari bahasa Arab yaitu Jahd , yang berarti menghabiskan energi dan kemampuan demi tujuan tertentu. Secara praktik Jihad melingkupi 4 area dalam Islam, yaitu:
- Mengajarkan Islam. Setiap pemikiran atau perbuatan Dakwah maka itu adalah salah satu bentuk Jihad. Allah SWT berfirman: "Hai Nabi, berjihadlah (melawan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik itu,dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka ialah jahannam. Dan itu adalah tempat kembali yang seburuk-buruknya"(At-Taubah:73) Kita tahu bahwa berjihad melawan orang-orang munafik dalam ayat ini bukan bermaksud untuk memerangi, tetapi berarti mendakwahi, dikarenakan seseorang yang munafik itu masih disebut seorang Muslim dan seorang Muslim tidak boleh memerangi Muslim lainnya.
- Mendisiplinkan hati/jiwa : Setiap tindakan atau perbuatan untuk memperbaiki dan meningkatkan keimanan seseorang bisa disebut Jihad. Menjauhkan diri dari maksiat serta selalu berada di jalan-Nya juga merupakan bentuk Jihad.
- Mengeluarkan uang untuk kepentingan Islam: Jihad dengan uang disebutkan beberapa kali dalam Al-Qur'anul Karim. Terkadang itu disebutkan sebelum Jihad dengan jiwa/hati. Jihad dengan uang sangat strategis untuk menggerakkan roda dakwah Islam.
- Memerangi musuh. Al-Qur'an menggunakan kata lain dalam 'memerangi'. Dalam bahasa Arab kata tersebut adalah Qital. Jadi Qital dalam Al-Qur'an (memerangi) adalah pelaksanaan Jihad yang keempat.
Konsep Jihad ini berdasarkan pendapat Ibn Qayyim Al-Jawziyyah’s Zad al-Ma`ad .”
Sumber : Islamonline, dhuha.net







0 komentar:
Post a Comment