Republik Bosnia Herzegovina Peringati Genap 17 Tahun Pembantaian Srebrenika

Home » » Republik Bosnia Herzegovina Peringati Genap 17 Tahun Pembantaian Srebrenika
Republik Bosnia Herzegovina Peringati Genap 17 Tahun Pembantaian Srebrenika ! 11 Juli 2012 16:15:56 Diperbarui: 25 Juni 2015 03:03:50 Dibaca : 412 Komentar : 0 Nilai : 1 Tepatnya tanggal 11 Juli  tahun 1995 pasukan Serbia Bosnia membantai lebih 8.000 orang muslim Bosnia Herzegovina  di Srebrenica ,suatu kota yang diawasi pasukan baret biru PBB  asal Belanda.Pembantaian di Srebrenica yang termasuk dalam kategori "Genosida" merupakan yang terburuk terjadi di Eropa  setelah berakhir Perang Dunia ke 2 ,yang tentu saja merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan yang tidak bisa begitu saja dimaafkan.                                                  

Meskipun para pelakunya sekarang sudah ditangkap oleh ICC ,serta banyak juga yang sedang menjalani hukuman sebagai konsekuwensi kebiadabannya terhadap warga muslim Bosnia Herzegovina termasuk Radovan Kardzik,Sloboda Milosevic,Ratko Mladic,Stanko Kojic,Franc Kos,Goran Goronja, dan Vlastimir Goronjan.                                

 Wilayah Srebrenica merupakan daerah aman yang ditetapkan oleh PBB,serta pasukan perdamaian PBB asal Belnda di tempatkan didaerah tersebut.Namun demikian ketika pasukan Serbia Bosnia dukungan Yugoslavia dan Rusia itu menggiring lebih 8.000 muslim Bosnia Herzegovina yang terdiri dari wanita dan anak-anak keluar dari zona aman Srebrenica,pasukan Belanda terkesan tidak meghalanginya.Pasukan etnis Serbia yang dipimpin Ratko Mladik akhirnya membantainya secara massal tidak jauh dari sana,seperti  markas militer Serbia Branjevo.      
                                           
 Menurut pengakuan mereka dipengadilan kejahatan perang ICC di Den Haag,Belanda dan juga di pengadilan Bosnia Herzegovina di Sarajevo.Setelah menggiring warga muslim keluar dari zona aman Srebrenica,segera  mereka menembakinya .Dan mereka demikian santainya,sehingga setelah mengeksekusi ribuan warga muslim Bosnia pasukan Serbia beristirahat diantara gelimpangan jenazah tersebut.Para keluarga muslim Bosnia tentu saja tidak bisa melupakannya,karena kebiadaban etnis Serbia terhadap keluarga -keluarga muslim sangat biadab.                                                                           

Karenanya hari ini Rabu 11 juli 2012 warga Bosnia Herzegovina  memperingati tepat 17 tahun pembantaian di Srebrenica,Bosnia Timur tersebut. Peringatan tersebut sebagai suatu pembelajaran bagi warga muslim jika mereka  lengah,lemah dan tidak berdaya dibawah dominasi pihak Atheis,liberalis yang sekuler dan kelompok terorisme yang Islamphobia lainnya.                                    

Mengapa hal itu bisa terjadi,padahal sebelumnya mereka hidup dalam kedamaian, toleransi beragama terjamin  dan dilindungi oleh undang-undang .Peradaban muslim di semnanjung Balkan begitu tinggi, yang menjadi tempat perlindungan orang -orang non Katolik yang terusir dari Portugis-Spanyol.Banyak putra-putri Slavia Dinarik(rumpun bangsa balakan)  direkruit oleh Turki Usmany menjadi personil dari pasukan elite "Yenicery"suatu kesatuan khusus Kesultanan Ottoman saat itu.                                               

Kota Sarajevo pusat pengetahuan saat itu,selain kota Mostar yang selalu hidup dalam kedamaian dsampai abad ke 19  ketika Ibggris,Perancis mendukung separatisme berbagai wilayah Turki di Afrika,Timur Tengah seiring rongrongan Theodore Herzl dalamm konteks membentuk Negara israel di Palestina.Lalu Hongaria-Austria menganeksir wilayah Balkan ,maka mulailah terjadi genosida di kawasan tersebut.                         

Meskipun mereka sesungguhnya berasdal dari etnis bangsa yang sama,Slavic Dinaric(illyrik)namun karena berbeda gamanya dianggapnya berbeda pula bangsanya.Etnis Serbia yang beragama Katholik Ortodock membentuk Chetnik pimpinan Jenderal Draza Mihajlovic ,yang mengklaim seluruh wilayah itu sebagai Serbia raya.Sementara Kroatia membentuk "Ustaza" pimpinan Ante Pabelic ,yang menganut Kristen Roma menghendaki pula supaya seluruh wilayah Balkan sebagai Kroasia raya,sehinggga menghimpit Muslim Bosnia Herzegovina.                                            

Baik Chetnik maupun Ustaza bersaing ketat untuk menguasai Bosnia Herzegovina ,karena mereka menganggap muslim Bosnia sebagai  Ottoman,kesultanan yang dianggap menjajah wilayah mereka sejak abad ke 16 M.Anggapan tersebut kemudian menjadikan sebagai "pembenaran'bagi mereka untuk melakukan  pembantaian terhadap muslim Bosnia herzegovina.Dalam konteks inilah kemudian warga muslim Bosnia Herzegovina membentuk"Miladi Muslimani"hingga mereka bisa membela dirinya dari kerebutan Chetnik dan partizani.Memang kelihatan keluar Josep Bross Tito yang menbentuk Republik Sosialis Yugoslavia itu lebih baik dari Chetnik dan Ante pabelic,tetapi dalam praktik sebenarnya sesungguhnya sama saja cuma caranya agak lebih halus .                                                

Seiring runtuhnya rejim komunis Uni Sovyet,dan negara satelitnya di Eropa Timur lainnya maka Bosnia Herzegovina memproklamirkan kemerdekaaannya.Perpecahan Yugolavia  menimbulkan peperangan dahsyad dan genosida terhadap muslim Bosnia terulang kembali,ratusan ribu warga muslim Bosnia herzegovina menjadi korban kebiadaban mereka.PBB turun tangan sehingga terjadi perdamaian Dayton ,AS dan mulailah kawasan itu dikuasai pasukan perdamaian PBB .Namun demikian pasukan Serbia tetap masih bisa melakukan genosidanya di berbagai kota di Bosnia Herzegovina,sepretri Srebrenica,Omarka,Sarajevo, Mostar,Banjaluca dan sebagainya.Semoga saja peristiwa lalu itu menjadi suatu pembelajaran bagi umat manusia.Siapa sebenarnya yang seringkali melampui batas-batas kemanusiaan,dan siapa pula yang selalu melakukan genosida dan kejahatan terhadap kemanusiaan sampai sekarang seperti di Iraq,Afghnaistan,dan sebagaimnya.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/nurdinmuhammad/republik-bosnia-herzegovina-peringati-genap-17-tahun-pembantaian-srebrenika_55124ea6a333115e56ba836d
11 Juli 2012 16:15:56

.
Share this article :