إِكْرَاهَ pada surat Al-Baqarah ayat ke 256

Home » » إِكْرَاهَ pada surat Al-Baqarah ayat ke 256
لاَ إِكْرَاهَ فِي الدِّينِ قَد تَّبَيَّنَ الرُّشْدُ مِنَ الْغَيِّ فَمَنْ يَكْفُرْ بِالطَّاغُوتِ وَيُؤْمِن بِاللّهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَىَ لاَ انفِصَامَ لَهَا وَاللّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ
Kajian kata
إِكْرَاهَ pada surat Al-Baqarah ayat ke 256
Bacaan dalam tulisan arab latin ikrâha
Jenis kata kata benda atau sifat
Arti kata إِكْرَاهَ paksalah ia
Jumlah pemakaian kata إِكْرَاهَ dalam AlQuran dipakai sebanyak 1 kali
Kata إِكْرَاهَ tersusun dari kata dasar dengan suku kata ك ر ه

huruf pertama k1=ك , huruf kedua k2=ر, dan huruf ketiga k3=ه
Jumlah pemakaian pola dasar ك ر ه dalam AlQuran 40 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 17 kali, dipakai kata kerja sebanyak 23 kali
Kajian kata إِكْرَاهَ ditinjau dari aspek tatabahasa :1. kata benda : kata إِكْرَاهَ termasuk dalam jenis kata benda.
adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.
2. kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata إِكْرَاهَ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( ُ ), i ( ِ ) atau u ( َ ). untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah a (fatchah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran a (fatchah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran fatchah.
3. kata benda atau menerangkan kata sifat : kata إِكْرَاهَ ini memiliki konsonan k2 panjang yang dapat digunakan sebagai kata benda atau digunakan sebagai kata sifat.
Pemakaian kata dasar ك ر ه pada AlQuran
.
Share this article :